Pemkot Dukung UMKM Kota Magelang Go Digital

16 Desember 2021

Comments

KOTA MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha-usaha baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Masyarakat dapat memanfaatkan pelatihan-pelatihan yang diadakan pemerintah maupun swasta untuk menambah ilmu dan melahirkan inovasi baru.

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengungkapkan, masyarakat Kota Magelang juga harus dapat menangkap peluang keberadaan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata super prioritas.

“Kalau sering ikut pelatihan tapi tak banyak muncul usaha baru dan inovatif ya percuma. Magelang itu tempat yang cantik dan berdampingan dengan KSPN Borobudur, maka banyak peluang yang harus bisa kita tangkap,” ujar Dokter Aziz, membuka Pelatihan UMKM Go Digital oleh Indosat Ooredoo di Hotel Atria Magelang, Kamis (16/12/2021).

Dia menuturkan, pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan ke Borobudur sebanyak 2 juta per bulan. Kalau ini tercapai, ia yakin Kota Magelang akan turut terkena imbas positifnya.

“Kalau target itu tercapai, saya yakin tamu atau wisatawan akan menyebar juga ke Kota Magelang. Saya optimistis usia di bawah 30 tahun bisa gaspoll semangat usahanya. Maka, saya pesan jangan lelah mencintai Kota Magelang, caranya dengan berkreasi dan berinovasi,” katanya.

Dokter Aziz menegaskan, Pemkot Magelang terus mendorong tiap OPD untuk mulai digitalisasi pelayanan. Pihaknya pun sudah memiliki aplikasi Magelang Smart City (Magesty) yang perlu terus dimaksimalkan dan dikenalkan ke masyarakat luas.

“Saya minta tiap OPD untuk terus berinovasi. Kita lihat, bimbing, dan dorong OPD ciptakan inovasi agar pelayanan kepada masyarakat makin cepat dan mudah. Jika kita tidak punya inovasi tentu akan ketinggalan dari daerah lain,” tandasnya.

Sementara itu, pelatihan UMKM yang diadakan Indosat tersebut diikuti 50 UMKM di wilayah ini. Pelatihan diisi oleh pemateri-pemateri handal di bidang digital.

Dokter Aziz mendukung pelatihan yang diadakan Indosat ini. Salah satunya karena seiring dengan program unggulannya berupa 1.500 start up baru yang erat kaitannya dengan dunia digital.

“Program startu up baru ini terus kita dorong agar muncul satu usaha baru di tiap RT. Setahun berjalan ini belum ada evaluasi dan akan saya evaluasi. Program Indosat ini terobosan bagus untuk dorong program Start Up baru kita,” jelasnya.

Sementara itu, VP Collaboration Managemen Indosat Ooredoo, M Saiful Hidayat mengutarakan, pihaknya menjalin kerja sama dengan Pemkot Magelang dalam rangka meningkatkan SDM. Khususnya untuk para pelaku UMKM agar mampu memaksimalkan kemajuan dunia digital.

“Kita tidak hanya menyediakan infrastruktur telekomunikasi semata, tapi juga membangun dan meningkatkan SDM. Sasaran kita UMKM, karena selama pandemi Covid-19 ini mereka sangat terdampak,” tuturnya. (pemkotmgl)

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

KOTA SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang belajar tentang toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/1/2023). Kota Singkawang dipilih menjadi daerah tujuan karena kota ini dinobatkan sebagai Kota Toleran...

Related Posts

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *