Kota Magelang Mampu Gelar Swab Test Terbanyak Se-Jateng

1 Oktober 2020

Comments

MAGELANG – Kota Magelang peringkat pertama se-Jawa Tengah daerah yang mampu menggelar test Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test massal. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang mencatat setiap minggu ada seratusan spesimen yang dites untuk mendeteksi Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto memaparkan, standar WHO test PCR minimal tiap pekan 122 spesimen. Sementara di Kota Magelang selalu lebih dari 100 persen setiap minggu.

“Tiap selalu lebih dari 100 persen. Minggu ke-36, 37, dan 38 misalnya, rata per pekan kita mampu mengambil 152 spesimen. Artinya, kita selalu di atas standar WHO,” kata Majid saat ditemui di sela pencanangan Satgas Jogo Tonggo di Kecamatan Magelang Tengah, Rabu (30/9/2020).

Menurut Majid, pengambilan sampel terus digencarkan tidak hanya menyasar kontak erat saja, tetapi masyarakat rentan seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan penderita kormobid.

“Dari jumlah itu, yang dominan positif masih lansia. Karena tiap kali kita tes masyarakat usia 45 tahun ke atas jumlahnya sekitar 40 persen dari total kasus positif yang ditemukan,” ujarnya.

Adapun persentase kematian pasien positif Covid-19 di wilayah ini mencapai 8 persen. Menurut Majid, sebagian besar kasus meninggal dunia ini adalah lansia dan punya kormobid atau penyakit penyerta.

“Untuk itu mulai Oktober ini sasaran kita titik beratkan pada lansia dan mereka yang mengidap kormobid seperti hipertensi dan gula. Akan mulai kita data dan langsung gelar test terhadap masyarakat rentan ini,” ucapnya.

Majid menyebutkan, dengan bertambahnya sasaran peserta test swab, maka risiko kenaikan positif rate dimungkinkan akan terjadi. Nantinya, tiap pekan sebanyak 200 spesimen akan dikirimkan.

“Risikonya ya jumlah kasus positif pasti akan naik. Tapi kan indikatornya bukan kasus positifnya berapa, melainkan RT-nya ini tinggi atau rendah. Yang bagus itu di bawah 5 persen RT-nya, sesuai standar WHO, sedangkan kita masih 1,1 persen,” tandasnya.

Hingga 29 September 2020, kasus positif Covid-19 di Kota Magelang tercatat 188 kasus. Jumlah itu terdiri dari 137 orang sembuh, 26 orang dirawat, 11 isolasi, dan 14 meninggal dunia. (prokompim/kotamgl)

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

KOTA SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang belajar tentang toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/1/2023). Kota Singkawang dipilih menjadi daerah tujuan karena kota ini dinobatkan sebagai Kota Toleran...

Related Posts

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *