Pemkot Magelang Imbau Pimpinan Perusahaan Perhatikan Kesehatan Pekerja terhadap Penyebaran Pneumonia

18 Maret 2020

Comments

Siaran Pers No: 481.5/04/rilis/4/133/2020

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang mengimbau kepada seluruh pimpinan perusahaan di wilayah Kota Magelang untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran penyakit pneumonia berat. Mereka diminta untuk memperhatikan kesehatan pekerja atau buruh masing-masing.

Imbauan ini disampaikan melalui surat yang disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang kepada Direktur/Pimpinan Perusahaan se wilayah Kota Magelang, tertanggal 2 Maret 2020.

Kepala Disnaker Kota Magelang, Gunadi Wirawan mengatakan, imbauan ini sebagai tindak lanjut surat Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah.

Dalam surat tersebut, seluruh Direktur/Pimpinan Perusahaan se wilayah Kota Magelang diimbau untuk melaksanakan ketentuan dalam Permenakertrans tentang Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja dalam Penyelenggaraan Keselamatan Kerja dan tentang Pelayanan Kesehatan Kerja.

Kemudian, lanjut Gunadi, para pimpinan perusahaan diminta untuk membina seluruh pekera/buruh untuk melaksanakan langkah-langkah, antara lain menjaga lingkungan kebersihan lingkungan kerja, menjada kebersihan tangan, dan menutup mulut dengan tisu ketika bersin atau batuk dan membuang tisu bekas pakai ke tempat sampah.

“Selain itu, jika pekerja/buruh mengalami gejala gangguan saluran pernafasan berupa demam, lemas, batuk kering, dan sesak, agar menggunakan masker dan segera ke fasilitas pelayanan kesehatan,” terang Gunadi, Kamis (5/3/2020).

Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah direktur/pimpinan perusahaan diminta untuk memeriksa kesehatan pekerja/buruh dan tenaga kerja asing terkait suspect pneumonia sebagai upaya preventif dan antisipati terjadinya penularan pneumonia berat yang tidak diketahui penyebabnya.

“Para pimpinan perusahaan harus memberikan informasi kepada pekerja/buruh tentang kasus pneumonia berat yang tidak diketahui penyebabnya di tempat kerja dan rencana kesiapsiagaan dalam menghadapi penyakit tersebut,” papar Gunadi.

Terakhir adalah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait pencegahan penyebaran kasus pneumonia berat yang tidak diketahui penyebabnya di tempat kerja.

Sebelumnya, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panik terkait wabah penyakit akibat virus corona (Covid-19). Sigit meminta masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri dan lingkungan.

Walau begitu, Kota Magelang telah menyiagakan beberapa ruang isolasi di RSUD Tidar, salah satunya untuk penanganan pasien dengan pengawasan penyakit akibat virus Corona. Selain ruang khusus, juga dilengkapi peralatan medis sesuai standar, termasuk sumber daya manusia yang berkompete. (pro/kotamgl)

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

KOTA SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang belajar tentang toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/1/2023). Kota Singkawang dipilih menjadi daerah tujuan karena kota ini dinobatkan sebagai Kota Toleran...

Related Posts

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *