Mal Pelayanan Publik Kota Magelang Rencana Dibuka 26 Februari 2022

21 Januari 2022

Comments

KOTA MAGELANG – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Magelang siap beroperasi mulai 26 Februari 2022. MPP ini berada di lantai 2 Gedung Sasana Bumi Kyai Sepanjang, Jalan Kartini, Magelang.

Terdapat 26 tenant, terdiri dari berbagai instansi daerah, instansi vertikal, dan BUMD maupun BUMN, yang siap melayani masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Muchamad Abdul Azis menjelaskan, pembangunan MPP baru dimulai 3 bulan yang lalu.

Meski terbilang singkat, namun fasilitas di dalam MPP sudah sangat lengkap. Mulai dari ruang yang luas dan nyaman, WiFi gratis, air minum gratis, lift, toilet, hingga tempat duduk khusus bagi penyandang disabilitas.

Proses pemindahan pelayanan dari kantor DPMPTSP ke MPP dimulai tanggal 24 Januari 2022, kemudian rencana soft launching pada 10 Februari 2022. Sebelum dibuka, akan diupayakan monev dari KemenPAN RB terlebih dahulu.

“Grand Launching diupayakan 26 Februari 2022 bertepatan dengan 1 tahun kepemimpinan Aziz-Mansyur, dengan catatan apabila hasil monev KemenPAN RB hasilnya baik,” kata Azis, Jumat (21/1/2022).

Nantinya, setelah beroperasi, MPP ini juga menyediakan layanan booking via online. Warga yang sudah mendaftar online, tidak perlu lagi mengantre. Upaya ini juga sekaligus mengurangi kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Azis menjelaskan, ke depan hampir semua layanan DPMPTSP akan dipindahkan ke MPP. Sedangkan Kantor DPMPTSP hanya berfokus untuk melayani investasi saja.

”Di MPP ini kami juga menyediakan customer service seperti di perbankan. Bedanya kalau di sini (MPP) CS mengetahui dan dapat menjelaskan, segala prosedur dan mekanisme di semua tenant,” pungkasnya.

Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, salah satu misi Kota Magelang adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan profesional. Maka, adanya MPP ini tentu akan menyederhanakan proses layanan birokrasi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan betul oleh masyarakat.

Pembangunan MPP yang menggunakan APBD Perubahan tahun 2021 sebesar Rp5,2 miliar itu nantinya tidak hanya memberikan layanan instansi Pemkot Magelang saja, tetapi seluruh kebutuhan masyarakat juga tersedia.

”Istilahnya one stop service. Selain semua organisasi perangkat daerah (OPD) ada juga instansi vertikal, BUMN, dan BUMD. Terus layanan administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan usaha, bisnis, perbankan, PDAM, dan lain sebagainya,” kata Dokter Aziz, disela-sela kunjungannya, Jumat (21/1/2022). (pemkotmgl)

Siaran Pers No: 481.5/15/1/133/2022

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

KOTA SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang belajar tentang toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/1/2023). Kota Singkawang dipilih menjadi daerah tujuan karena kota ini dinobatkan sebagai Kota Toleran...

Related Posts

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *