Dokter Aziz Motivasi Direksi BUMD se-Kota Magelang

3 November 2021

Comments

KOTA MAGELANG – Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz memberikan motivasi kepada seluruh direksi dan jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Magelang pada forum diskusi BUMD di Taman Kyai Langgeng, Rabu (3/11/2021).

Kegiatan ini merupakan upaya pembinaan BUMD agar ke depan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Magelang. Dokter Aziz mengatakan, pandemi Covid-19 telah membawa dampak negatif terhadap bisnis yang dijalankan perusahaan daerah di wilayahnya.

”BUMD ini sangat penting keberadaannya, sehingga perlu adanya pembinaan kepada direksi BUMD. Hal ini supaya mereka tidak merugi meskipun ada pandemi Covid-19,” katanya.

Menurutnya, BUMD sangat memungkinkan bangkit meski pandemi masih melanda, asalkan dengan cara-cara yang benar. Salah satunya, Dokter Aziz menyebut perencanaan, evaluasi, dan monitoring harus dilakukan dengan baik dan sesuai aturan.

”Cara untuk BUMD ini supaya tetap mendapatkan laba di tengah pandemi sebenarnya tidak sulit. Asalkan harus merencanakan dengan baik, ada evaluasi, dan monitoring, sehingga mampu memberikan labanya untuk PAD kita,” ujarnya.

Dokter Aziz menjelaskan, BUMD pada dasarnya berbeda dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, BUMD menyerupai perusahaan yang memiliki tanggung jawab menyumbangkan keuntungan dan disetorkan ke kas daerah.

”Saya harap adanya diskusi ini membuat BUMD Kota Magelang semakin maju dan memberikan hasil untuk Pemkot Magelang. Tujuan BUMD adalah melayani masyarakat dan menambah PAD,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Kota Magelang, Ch Yonas Nusantrawan Bolla menambahkan, kegiatan ini diikuti jajaran direksi seluruh BUMD di Kota Magelang, seperti PDAM, BPR Bank Magelang, BKK Magelang, Taman Kyai Langgeng, Perumda Percetakan, dan Perumda Perbengkelan Prima Otto.

Menurutnya, forum ini bertujuan untuk evaluasi sekaligus menyerap hal-hal yang dihadapi BUMD, terutama selama pandemi Covid-19.

“Rata-rata memang terdampak, sehingga Pak Wali dan Pak Wakil Walikota memberikan motivasi supaya rekan-rekan BUMD ini meningkatkan kinerja, sehingga dapat terwujud BUMD yang maju dan sehat,” tutur Yonas.

Menurutnya, dengan adanya diskusi maka jajaran direksi BUMD bisa saling tukar pikiran, bahkan membantu mencarikan solusi bersama-sama. Kemudian juga dapat mengidentifikasi permasalahan dan risiko yang akan terjadi ke depannya.

”Tadi juga turut disampaikan dalam forum bahwa laba bersih BUMD, 2,5 persen di antaranya telah disalurkan sebagai zakat ke Baznas Kota Magelang. Kebijakan ini sudah berlaku sejak tahun 2021,” ungkapnya.

Dia juga berharap, gerakan ASN Pemkot Magelang mencintai BUMD sendiri. Salah satu caranya dengan berbelanja baik jasa maupun barang melalui BUMD. Dengan begitu, akan membantu perusahaan daerah untuk mendapat keuntungan yang lebih besar. (pemkotmgl)

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

KOTA SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang belajar tentang toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/1/2023). Kota Singkawang dipilih menjadi daerah tujuan karena kota ini dinobatkan sebagai Kota Toleran...

Related Posts

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *