Dokter Aziz Berbagi Ilmu Strategi menjadi Pengusaha Sukses

4 Maret 2022

Comments

KOTA MAGELANG – Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz berbagi kiat-kiat menjadi enterpreneur yang sukses kepada para pemuda dalam Pelatihan Kewirausahaan bagi Anggota Organisasi Kepemudaan Tingkat Kota Magelang yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang di Gedung Wanita, Jumat (5/3/2022).

Menurutnya, pengusaha harus memiliki keberanian untuk mencoba dan berinovasi.

“Menjadi enterpreneur, yang pertama harus punya keberanian mencoba. Selain itu lakukan ATM yaitu Amati, Tiru, Modifikasi. Karena menghasilkan sesuatu yang original tidak gampang,” papar Dokter Aziz.

Dikatakan, memulai usaha bisa diawali dari melihat yang sedang trend disekitar kita, tidak perlu yang susah-susah.

Dokter Aziz mencontohkan, dirinya mulai menjalankan enterpreneurship sejak kuliah. Dimulai dari hal yang sederhana, seperti menjual fotocopi diktat-diktat kedokteran.

Selanjutnya, seorang enterpreur juga harus punya sifat jujur dan bertanggung jawab, karena modal yang paling utama adalah kepercayaan.

Tak hanya itu, Dokter Aziz mengajak pemuda untuk menggali potensi pengelolaan sampah. Karena bila dikelola dengan cerdas, akan menghasilkan keuntungan yang besar.

“Di Kota Magelang terdapat 60 ton sampah sehari. Kalau anak-anak mudanya mau gerak luar biasa,” ujarnya

Menjadi enterpreneur, lanjutnya, bisa dilakukan mulai dengan membentuk kelompok dan saling bekerja sama. Harus mau berbagi ilmu, karena semakin berbagi semakin banyak yang kita dapatkan. Kuncinya, jangan takut bersaing.

“Orang Magelang harus siap bersaing. Kalau belum menang, harus belajar lagi. Belajar yang paling bagus adalah belajar dengan orang sukses,” jelasnya.

Dirinya juga mendorong para calon wirausahawan bisa bersaing di luar Kota Magelang, misalnya di Kabupaten Magelang. Melihat potensi Borobudur, bisa menjadi pangsa pasar untuk menjual merchandise seperti kaos dan berbagai kerajinan lainnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh 150 orang dari berbagai organisasi pemuda dan karang taruna.

Kepala Disporapar Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih menjelaskan maksud kegiatan ini diantaranya membuka lapangan pekerjaan baru bagi pemuda dan meningkatkan jumlah wirausaha yang berkualitas.

Materi yang didapatkan dari pelatihan ini adalah ketrampilan boga seperti aneka kuliner dan food art. Selanjutnya penguasaan media sosial untuk menunjang pemasaran secara online. Lebih lanjut, peserta akan dibantu permodalan dengan persyaratan tertentu.

Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Disporapar Solo yang akan memfasilitasi pemuda yang serius terjun menjadi wirausaha.

“Di Solo punya Kampus Pemuda. Macam-macam materi disana ada, sampai dengan link tempat kerja. Jadi bila sudah selesai dan ada datanya, siapa yang mau mengikuti pelatihan kita antar kesana,” ujar Wulan.

Kedepan, pelatihan ini akan terus dipantau. Setidaknya minimal 40% dari peserta diharapkan sukses menjadi enterprenur.

“Kita juga melibatkan Disperindag dan Disnaker. Kita kerja tidak sendiri, melainkan saling bersinergi dan berkolaborasi. Tidak hanya di Kota Magelang, tapi juga bekerja sama dengan daerah lain seperti misalnya Disporapar Solo atau Disporapar Kabupaten Magelang. Agar lebih terbuka dan berdaya saing,” pungkasnya.(pemkotmgl)

Siaran Pers No: 481.5/07/03/133/2022

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

Kota Magelang Belajar Toleransi ke Kota Singkawang

KOTA SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang belajar tentang toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/1/2023). Kota Singkawang dipilih menjadi daerah tujuan karena kota ini dinobatkan sebagai Kota Toleran...

Related Posts

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *