OPERASI KTL, PETUGAS ANGKUT SATU SEPEDA MOTOR

  • Admin
  • 2018-08-28
  • 339 Views

Magelang - Tidak henti-hentinya petugas menemukan pelanggaran di kawasan Jalan Tidar sampai dengan Jalan Pemuda.

Untuk tugas Ketertiban Lalu Lintas tersebut masih diadakan di kawasan yang sama, yaitu Jalan Tidar , Jalan Tentara Pelajar, Jalan Pemuda dan Jalan Jendral Sudirman.

Petugas gabungan kali ini tidak lengkap, karena Polresta Magelang dan TNI tidak hadir dalam kegiatan tersebut, dikarenakan mengikuti acara yang tidak bisa di tinggalkan.

Tidak hanya itu, petugas juga tidak berani mengambil alih yang seharusnya dikerjakan oleh Polresta Magelang.

Kepala seksi pengendalian operasional dan perparkiran Budiyono mengatakan, masyarakat masih saja melanggar di kawasan yang seharusnya tidak boleh melintas ataupun parkir.

“Kami sendiri dari Dishub tidak berani menilang masyarakat yang melanggar, karena bukan tugas kami, jadi kami hanya menghimbau supaya masyarakat tidak melanggar peraturan yang sudah ada, “ katanya.

Ia juga menambahkan bahwa, tingkat kesadaran masyarakat masih kurang, sehingga mereka masih saja melanggar dengan seenaknya.

“Kami bertugas seperti ini juga buat kebaikan pejalan lainnya, kalau masyarakat patuh dan taat terhadap peraturan dan tidak melanggar kan enak dilihat, kecelakaan tidak akan terjadi, “ tuturnya.

Tidak hanya itu, petugas mendapati beberapa pelanggar parkir di Jalan lambat yang kekeh tidak mau pergi ketika dihimbau lewat siaran dan petugas parkir yang tidak memakai sepatu  dan beberapa mobil yang parkir di zona merah.

Seketika itu pula, petugas tidak segan-segan dan langsung mendatangi beberapa para pelanggar tersebut, dan langsung memberikan himbauan.

Salah satu petugas pun mengatakan bahwa, jika sekali lagi ketahuan parkir di area yang tidak diperkenankan untuk parkir, kami tidak segan-segan untuk mengangkut motor tersebut.

Akhirnya mereka bergegas pergi meninggalkan tempat itu dan meminta maaf kepada para petugas untuk tidak mengulanginya lagi.

Dan untuk hari ini, petugas mengangkut Satu kendaraan Motor yang tidak ada pemiliknya dan parkir di tempat yang seharusnya tidak dibolehkan untuk parkir.

Sebelum penutupan, Budiyono mengatakan bahwa, Mereka seharusnya memiliki kesadaran tinggi dan memberi contoh untuk masyarakat lainnya, supaya mentaati peraturan yang ada, bukan justru malah melanggar. Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pasti mereka juga yang rugi, bukan saya.

“Saya berharap sekali kepada masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan, tanpa dihimbau pun mereka sadar, dan tidak mementingkan ego masing-masing supaya aman,“ tutupnya. (mg1/ptr/hms)

Kota Magelang Tuan…
Berita
2020-01-25
Kaum Disabilitas Berbagi…
Berita
2020-01-24
Dua Motor Diangkut…
Berita
2020-01-24
Umat Kristiani Kota…
Berita
2020-01-22
Terpilih Aklamasi, Joko…
Berita
2020-01-21
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18