LPMK MOTOR PENGGERAK PROGRAM KOTA MAGELANG

  • Admin
  • 2019-12-10
  • 118 Views

MAGELANG - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) merupakan motor penggerak jalannya program pemerintah di lapangan. Lembaga yang diprakarsai oleh masyarakat ini dinilai sebagai mitra pemerintahan kelurahan dalam menampung dan mewujudkan aspirasi.

"Kader-kader LPMK adalah motor saya di lapangan, program pemerintah kalau tidak digerakkan kader-kader pemberdayaan tidak akan jalan, tidak berhasil," ujar Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, saat membuka kegiatan Pembinaan Kelompok Masyarakat Pembangunan Kelurahan di Gedung Wiworo Wiji Pinilih Magelang, Selasa (10/12/2019).

Sigit meminta kepada para kader LPMK untuk berfikir cerdas dan visioner, mengingat Kota Magelang sangat minim sumber daya alam (SDA). Kota Sejuta Bunga ini hanya mengandalkan pelayanan jasa yang bisa disuguhkan.

"Kota Magelang punya apa sih? SDA minim, sawah hampir habis, hutan tidak punya dan yang kita suguhkan adalah pelayanan jasa. Maka dari itu, kader harus bisa menangkap barangkali di tengah masyarakat ada aspirasi, sampaikan kepada saya," urainya.

Pada kegiatan itu, Sigit juga mengukuhkan para pengurus LPMK Kota Magelang 2019-2021. Kepada pengurus baru, Sigit meminta mereka supaya memelihara dan melestarikan nilai-nilai kegotongroyongan dengan menumbuhkembangkan peran serta masyarakat secara optimal dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan.

"Kebaikan pengurus lama dipertahankan. Tingkatkan partisipasi rakyat dalam pembangunan, jangan hanya di permukaan. Seperti saya canangkan jam belajar masyarakat harus ditegakkan. Kampung bebas narkoba juga jangan hanya seremonial," terang Sigit.

Sigit mengakui, tugas dan tantangan bagi kader pemberdayaan masyarakat tidaklah mudah. Mereka mempunyai tugas membantu pemerintah desa atau lurah dan lembaga kemasyarakatan dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif.

Sigit pun memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para kader pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah bersinergi dengan Pemkot Magelang untuk membangun kemampuan dan kemandirian masyarakat yang meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, politik, dan lingkungan hidup.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Retno Rini Sariningrum, menyampaikan kegiatan Pembinaan Kelompok Masyarakat Pembangunan Kelurahan juga diisi dengan sarasehan dan temu kader LPMK se-Kota Magelang.

Retno menyebut saat ini ada sebanyak 448 kader LPMK yang tersebar di 17 kelurahan di Kota Magelang. Tujuan kegiatan sebagai forum silaturahmi, tukar pikiran, dan menimba ilmu bagi para kader pemberdayaan masyarakat.

Pihaknya berharap, melalui sarasehan tersebut para kader akan mendapatkan tambahan wawasan, pemahaman, dan motivasi terkait upaya pemberdayaan masyarakat. Kemudian terjalin relasi yang lebih erat diantara kader untuk penguatan kelembagaan.

"Dengan langkah ini akan akan menjadi eskalator menuju masyarakat Kota Magelang yang berkemampuan dan berkemandirian," tandas Retni, seraya menerangkan sebelum dikukuhkan para pengurus dan kader telah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek). (hms)

PMI Kota Magelang…
Berita
2020-01-20
Kejuaraan Tenis Baveti…
Berita
2020-01-17
Pemkot Sigap Atasi…
Berita
2020-01-17
Soal THL, Pemkot…
Berita
2020-01-17
APIP Kota Magelang…
Berita
2020-01-16
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18