PEMKOT MAGELANG GENJOT PEMBANGUNAN FASILITAS OLAHRAGA "GELORA SANDEN"

  • Admin
  • 2019-11-25
  • 176 Views

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang berkomitmen untuk melengkapi fasilitas olahraga di sport center "Gelora Sanden", dintaranya jogging track, futsal indoor, youth center, kolam renang rekreasi, badminton indoor, voly outdoor, sepatu roda, BMX, skateboard, basket outdoor, wall climbing, dan lainnya.

Total kawasan yang akan dibangun sesuai masterplan sekitar 20 hektar. Namun, lahan milik Pemkot sendiri baru ada 10 hektar. Selebihnya milik warga yang harus ada upaya pembebasan. 

"Kita akan bertahap merealisasikan masterplan ini,” kata Kabid Ekonomi dan Prasarana Wilayah Bappeda Kota Magelang, Iwan Triteny Setyadi, baru-baru ini.

Menurut Iwan, dalam merealisasikan perencanaan ini, pihaknya sudah ada skala prioritas pada tahun 2021-2031. Tahun 2021 akan mulai pembangunan untuk tribun utara Stadion Moch Soebroto. Lalu saluran drainase, pengaspalan, talud, dan perkerasan area utara stadion di tahun 2021, 2022, dan 2023.

“Di tahun 2021 juga kita rencanakan membangun jogging track tahap I, yakni area barat stadion dan barat Samapta Aquatic. Kita prioritaskan tribun utara ini, karena untuk melengkapi fasilitas di stadion yang saat ini sudah ada tribun barat, timur, dan selatan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menjaring masukan masyarakat terkait masterplan pengembangan kawasan tersebut. Hal ini agar apa yang direncanakan pemerintah benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu caranya melalui Forum Group Discussion (FGD) yang digelar belum lama ini.

“Akan kita pertimbangan usulan-usulan yang masuk sesuai kekuatan dan kemampuan kita. Tentunya kami sampaikan dulu ke pimpinan. Kalau usulan itu bagus kita bisa realisasikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wawan dari pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Magelang mengusulkan agar proses pembangunan bahkan dari perencanaan sudah melibatkan pengurus cabang olahraga yang akan dibuatkan fasilitasnya.

“Perlu dikonsultasikan agar fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai dengan standard,” jelasnya yang diamini oleh pengurus PBSI Kota Magelang, Herman Yosef.

Tidak hanya standard gedung, tapi yang menjadi prioritas juga adalah aksesibilitas menuju kawasan SCS. Seperti disampaikan Kepala Disporapar Kota Magelang, Jarwadi bahwa, akses saat ini kurang representatif.

“Perlu dikaji betul soal aksesibilitas saat ini. Kondisi saat ini dinilai menyulitkan, karena jalan sempit dan cukup jauh dari jalan utama. Termasuk prioritaskan pula fasilitas untuk olahraga yang frekuensi pertandingannya tinggi, seperti badminton,” ungkapnya. (hms)

PMI Kota Magelang…
Berita
2020-01-20
Kejuaraan Tenis Baveti…
Berita
2020-01-17
Pemkot Sigap Atasi…
Berita
2020-01-17
Soal THL, Pemkot…
Berita
2020-01-17
APIP Kota Magelang…
Berita
2020-01-16
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18