KEPALA BKKBN BINA 319 PENYULUH KB DI KOTA MAGELANG

  • Admin
  • 2019-11-08
  • 119 Views

MAGELANG - Sebanyak 319 Penyuluh KB  se Eks-Karesidenan Kedu mendapatkan pembinaan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, di Hotel Trio Magelang, Jumat (8/11/2019). Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu kinerja penyuluh KB di lini lapangan.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Ketua TP PKK dan jajaran Forkompimda Kota Magelang.

Hasto menginginkan agar Penyuluh KB mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini. Ia menyebut saat ini eranya 'always on' sehingga perlu penguasaan teknologi agar mampu memberikan layanan terbaik untuk masyarakat.

Selain itu, sebagai ujung terdepan Program KKBPK, Penyuluh KB diminta terus menjalin kerjasama dan koordinasi dengan mitra kerja di lapangan seperti TNI, PKK, Tokoh Masyarakat serta stakeholder strategis lainnya.

Di Jawa tengah saat ini terdapat sekitar 1.805 Penyuluh KB dengan wilayah binaan 8.559 desa/kelurahan. Jika dirata-rata maka satu PKB membina antara 4-5 desa, meski pada kenyataannya ada yang harus membina sampai 15 desa. Tanpa adanya kerjasama yang baik dengan mitra kerja tentu hal ini menjadi persoalan.

"Para Penyuluh dan Kader KB harus mampu memberikan wawasan yang sederhana namun logis terkait pendewasaaan usia kawin sehingga tercipta kesadaran dari pribadi masing-masing untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas," katanya

Di sisi lain, pasca pengalihan status Penyuluh KB menjadi ASN pusat per 1 Januari 2018, mereka diharapkan lebih fokus dan efektif dalam menggarap Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga.

"Menyandang status ASN/PNS itu berati kita menjadi pelayan masyarakat. Jangan semangat bekerja karena uang tapi melayani masyarakat," tegas Hasto

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, menyampaikan apresiasi adanya kegiatan ini agar jajaran Penyuluh KB terus meningkatkan kinerjanya. Dengan demikian pengendalian jumlah penduduk lebih terkendali, dalam rangka untuk menyongsong Indonesia emas 2045.

"SDM (Sumber Daya Manusia) harus dipersiapkan, bonus demografi harus mantap. Di Kota Magelang selama ini sudah baik, walaupun baik tidak boleh lena harus selalu dikontrol jangan sampai pertumbuhan (penduduk) tidak terkendali," tutur Sigit.

Menurutnya, keberhasilan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pengendalian pertumbuhan penduduk dan mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya kuncinya diantara terletak pada pergerakan di lini lapangan, yaitu peran petugas lapangan KB, partisipasi aktif masyarakat dan ketepatan program dan kegiatan yang disusun untuk mencapai program KKBPK. (hms)

Bayar Pajak Tercepat…
Berita
2019-11-10
Kontes Kelinci Magelang…
Berita
2019-11-09
Lapangan Tenis "Moncer…
Berita
2019-11-09
Kepala BKKBN Bina…
Berita
2019-11-08
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18