PEMKAB BANJAR LIRIK INOVASI "KOTA CERDAS" KOTA MAGELANG

  • Admin
  • 2019-10-31
  • 148 Views

MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang sukses masuk 25 besar kota di Indonesia yang berpredikat "Smart City" atau Kota Cerdas. Ini menjadi daya tarik Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, untuk berkunjung dan belajar langsung ke Kota Sejuta Bunga ini.

Rombongan berjumlah 25 orang, dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Farid Saufian. Mereka diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang Catu Budi Fajar dan sejumlah Kepala OPD beserta jajarannya, di Ruang Sidang Lantai 2 Kantor Pemkot Magelang, Kamis (31/10/2019).

"Kita ingin melihat Kota Magelang yang direkomendasikan oleh Kementerian Kominfo sebagai Smart City. Sudah banyak program, aplikasi, yang sudah baik dan sudah jalan. Apa yang kurang dari kita, kita lengkapi, amati, tiru dan modifikasi," jelas Farid Saufian, disela kegiatan.

Sama dengan Kota Magelang, katanya, Kabupaten Banjar juga masuk 25 besar Kota di Indonesia berpredikat Kota Cerdas. Cerdas diartikan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan pemerintah dengan mudah, cepat dan tidak bertele – tele.

Beberapa inovasi di Kota Magelang yang dilirik Pemkab Banjar antara lain Rojak (Ronda Jam Kerja), e-Retribusi, dan Comand Center.

"Comand Center kita sudah punya, tapi kita ingin lihat apa kontennya, integrasi datanya bagus, aplikasi membumi. Si Rojak itu bagus, ternyata Smart City itu tidak selalu berhubungan dengan IT, tapi ada kearifan masyarakat yang jadi ide," paparnya.

Lebih lanjut, Kabupaten Banjar memiliki sumber daya alam berupa sungai yang banyak. Pihaknya ingin mengaplikasikan Si Rojak sebagai sarana kampanye agar masyarakat tidak buang sampah, buang air besar (BAB) dan lainnya.

Kepala Diskominsta Kota Magelang Catur Budi Fajar, merasa senang atas kunjungan dari Kabupaten Banjar. Ia menyebut kedatangan mereka bukan studi banding tapi studi tiru, saling mengisi, tukar informasi.

"Inti kunjungan mereka terkait smart city yang sudah dikelola Kota Magelang. Mereka ingin meniru. Kita katakan kalau kita tidak tergopoh-gopoh, tapi bertahap. SDM diprioritaskan, infrastruktur, baru menapak menuju smart city," tandasnya.

Ia menjelaskan, salah satu produk pelayanan berbasis teknologi milik Kota Magelang adalah E-Retribusi dan Comand Center. E-retribusi merupakan sistem yang berfungsi untuk memudahkan penjual pasar di Kota Magelang membayar pajak retribusi. Sistem ini telah berjalan di pasar – pasar yang berada di Kota Magelang.

"Misalnya semua pedagang sebagai sampel di pasar Cacaban sekarang tidak membayar tunai tapi gesek pakai kartu debit. Sedangkan di Comand Center, Pemkab Banjar ingin belajar terkait integrasi aplikasi yang ada di OPD-OPD," imbuhnya. (hms)

Dukung Gerakan Literasi,…
Berita
2019-11-15
Filosofi Piala Wali…
Berita
2019-11-15
Wali Kota Magelang…
Berita
2019-11-14
Bulan Dana PMI…
Berita
2019-11-12
HKN 2019, Tenaga…
Berita
2019-11-12
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18