20 PESERTA PELATIHAN KEPEMIMPINAN DARI LAN BELANJA SUCCESS STORY KOTA MAGELANG

  • Admin
  • 2019-09-03
  • 160 Views

MAGELANG – Peserta Pelatihan Kepemimpinan (Latpim) tingkat III angkatan XIX tahun 2019 dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI tertarik belajar di Kota Magelang. Selama empat hari hingga Kamis (5/8), mereka belanja success story dari kota yang berjuluk Kota Sejuta Bunga ini.

                Sebanyak 20 orang peserta yang berasal dari kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah ini diterima Asisten III Sekda Kota Magelang, Taufik Nurbakin di Ruang Sidang Lantai 2 Setda Kota Magelang, Selasa (3/9). Turut mendampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono.

                Widyaswara Utama dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Suharyoto mengatakan, Kota Magelang daerah yang memenuhi kriteria untuk tempat belajar para peserta Latpim. Hal ini terkait dengan tujuan pembelajaran, yakni menghasilkan pemimpin yang berperan sebagai administrator, bisa mengelola berbagai sumber pendukung unit organisasi.

 

“Setelah kami cari daerah yang cocok, maka kami memilih Kota Magelang sebagai tujuan benchmarking, mempelajari inovasi-inovasi yang telah diciptakan, serta bagaimana perubahan dan perbaikan yang dilakukan Pemkot Magelang itu bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Dari benchmarking ini, ia berharap, para peserta dapat meniru dan mengadopsi inovasi yang telah dilakukan Pemkot Magelang. Termasuk meniru beragam prestasi yang sudah diraih kota di lereng Tidar ini.

“Peserta bisa mengambil best practice dari benchmarking ini. Kita di sini untuk belanja cerita sukses dari Kota Magelang untuk dapat diterapkan di daerah atau lembagi masing-masing. Harapannya ke depan dapat mengikuti suksesnya Kota Getuk ini,” katanya.

Selama di Kota Magelang, para peserta akan berkunjung ke kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsta).

“Kami tertarik dengan berbagai inovasi yang diciptakan Kota Magelang, seperti Data Go, Pak Waris (Pelayanan Akta Kematian Lewat Whatsapp dan Gratis), Si Bahenol (Sistem Informasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Secara Online), dan ajang Krenova (Kreasi dan Inovasi),” jelasnya.

Sementara itu, Asisten III Sekda Kota Magelang, Taufik Nurbakin mengaku, sangat menyambut baik kehadiran para peserta Latpim tingkat III angkatan XIX tahun 2019 yang diadakan oleh LAN RI ini. Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan untuk promosi segela potensi yang ada.

“Kota Magelang itu kecil, hanya seluas sekitar 18,53 km2. Kita tidak punya sumber daya alam (SDA), maka kita mengandalkan sektor jasa, seperti pendidikan, pariwisata, perdagangan, dan hospitality. Dengan andalan ini, PAD kita setiap tahun bisa mencapai sekitar Rp 200 miliar,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, ia mengajak para peserta untuk mengunjungi sejumlah tempat menarik dari wisata religi dan alam di Gunung Tidar, wisata edukasi di museum-museum dan Kebun Bibit Senopati, hingga wisata Kota Tua atau herritage.

“Manfaatkan kesempatan di Kota Magelang ini untuk berkunjung ke tempat-tempat menarik dan bersejarah. Bawa best practice-nya yang bisa diterapkan di daerah masing-masing,” imbuhnya. (hms)

Dukung Gerakan Literasi,…
Berita
2019-11-15
Filosofi Piala Wali…
Berita
2019-11-15
Wali Kota Magelang…
Berita
2019-11-14
Bulan Dana PMI…
Berita
2019-11-12
HKN 2019, Tenaga…
Berita
2019-11-12
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18