DISPERPA KOTA MAGELANG USUNG TEMA "KOTA TOEA" DI SAE 2019

  • Admin
  • 2019-07-06
  • 184 Views

MAGELANG - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang mengusung tema Kota Toea untuk konsep stand Soropadan Agro Expo (SAE) 2019, yang digelar 4-8 Juli 2019, di Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Konsep ini sebagai pengingat bahwa Kota Magelang merupakan 0Kota tertua keempat di Indonesia setelah Palembang, Salatiga dan Kediri. 

Di stand ini, Disperpa mempromosikan produk unggulan pertanian Kota Magelang, sekaligus memperkuat branding Magelang Kota Sejuta Bunga (MKSB). SAE 2019 kali ini adalah tahun ke-9 Disperpa Kota Magelang berpartisipasi.

Kepala Disperpa Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko, menerangkan di stand tersebut Disperpa menampilkan sejumlah produk pertanian, pangan, peternakan dan perikanan unggulan. Dia berharap dari kegiatan pameran ini produk dan pelaku utama/pelaku usaha di bidang pertanian dapat semakin dikenal di luar daerah. 

Eri memaparkan, pihaknya memiliki pelaku usaha binaan, mulai dari tanaman hias/anggrek/aglaoenema, peternakan (RPH, Puskeswan, ternak kelinci prestasi), perikanan dan terakhir Gapoktan Sri Rejeki yang mulai sukses memproduksi beras untuk supply ke Toko Tani Indonesia.

"Poktan Kenikir juga akan tampil sendiri dengan sejumlah produk tanaman hias aglaonema di SAE 2019 ini. Kami berharap mereka semua sebagai mitra Disperpa dapat berkembang usahanya,”jelasnya.

Untuk diketahui, SAE 2019 merupakan salah satu pameran pertanian terbesar di Provinsi Jawa Tengah. Diikut sekitar 120 stan dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan pengusaha swasta. Tahun ini mengangkat tema “Korporasi Petani dan Integrasi Teknologi Informasi Menuju Petani Semakin Sejahtera”. 

SAE memperkenalkan cashless, yakni cara melakukan pemasaran produk-produk pertanian menggunakan teknologi informasi, peluncuran aplikasi android Agro Jowo, business matching, dan masih banyak lagi.

Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (ISDA) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri memaparkan pihaknya akan mengenalkan cashless bekerjasama dengan bank BUMN untuk membantu transaksi antara penjual dan pembeli. 

"Masyarakat harus sudah diajarkan pembayaran ini lebih aman tidak melakukan pembayaran cash, melainkan cashless," tuturnya. (hms)
 

Dukung Gerakan Literasi,…
Berita
2019-11-15
Filosofi Piala Wali…
Berita
2019-11-15
Wali Kota Magelang…
Berita
2019-11-14
Bulan Dana PMI…
Berita
2019-11-12
HKN 2019, Tenaga…
Berita
2019-11-12
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18