GANJAR PRANOWO PANTAU LANGSUNG KESIAPAN PASAR REJOWINANGUN HADAPI LEBARAN

  • Admin
  • 2019-05-23
  • 167 Views

MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melakukan pemantauan langsung harga bahan-bahan pokok di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Kamis (23/5/2019). Satu per satu, Ganjar mendatangi dan berdialog dengan beberapa pedagang beras, bawang, gula, ikan dan lainnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu didampingi Walikota Magelang Sigit Widyonindito, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang Sri Retno Murtiningsih, dan jajaran OPD setempat.

Menurutnya, secara umum stabilitas harga di pasar tradisional ini masih bagus, terutama untuk bawang merah dan bawah putih yang sempat melonjak sejak sebelum Ramadan 1440 H/2019.

“Ngecek harga dulu ya. Stabilisasi harga, Alhamdulillah lumayan bagus. Bawang merah, bawang putih yang kemarin fluktuatif terutama bawah putih ternyata mungkin impor sudah masuk ke pasar hari ini, sudah mulai stabil harganya. Kita ngecek gula, beras relatif stabil,” kata Ganjar, disela-sela pemantauan.

Pada waktu yang bersamaan, tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah juga sedang melakukan pemeriksaan sejumlah makananan di Pasar Rejowinangun. Dari hasil uji laboratorium diketahui ada beberapa makanan yang dijual di pasar tersebut yang mengandung formalin dan pewarna tekstil.

“Tadi secara tidak sengaja ternyata ada BPOM yang sedang ngecek makanan-makanan, beberapa mengandung formalin. Kita minta kepada BPOM nanti untuk meneruskan," katanya.

Menjelang Lebaran ini, katanya, pemerintah menjamin suplai dan distribusi bahan pangan lancar serta tersedia untuk masyarakat. Dengan demikian diharapkan harga tetap stabil.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito, menyatakan Pasar Rejowinangun sangat siap menyambut Lebaran 1440 H/2019. Kesiapan bisa dilihat dari ketersediaan hampir semua kebutuhan masyarakat.

"Sangat siap, lihat sepintas saja ketersediaannya sangat banyak, lengkap, sampai pedagang nulis angka, harga. Saya jamin kualitasnya semua terjaga, jangan sampai ada daging gelonggongan dan sebagainya," ungkapnya.

Ia juga sudah meminta Disperindag dan Kepala UPT Pasar Rejowinangun untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPOM tentang makanan yang mengandung bahan berbahaya. 

"Makanan yang mengandung bahan berbahaya sudah diringkesi (ditarik) tidak boleh dijual lagi, dan kami akan tindak lanjuti. Supaya makanan-makanan yang dijual di sini berkualitas baik," tandasnya. (hms)

ASN Korpri Kota…
Berita
2019-11-20
Raih Opini WTP,…
Berita
2019-11-20
Sigit Tawarkan Investasi…
Berita
2019-11-19
Kota Magelang Borong…
Berita
2019-11-18
Sekda Kota Magelang:…
Berita
2019-11-17
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18