SEPEKAN PUASA, HARGA SEJUMLAH KOMODITAS POKOK NAIK DI KOTA MAGELANG

  • Admin
  • 2019-05-12
  • 282 Views

MAGELANG - Harga sejumlah komoditas pokok di pasar tradisional di Kota Magelang mengalami kenaikan sepekan memasuki bulan Ramadan 1440H/2019, diantaranya bawang putih dan bawang merah.

Data yang dihimpun dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, per 8 Mei 2019, tercatat rata-rata kenaikan harga bawang putih sekitar 2,34 persen. Sedangkan bawang merah, relatif tinggi mencapai 4,76 persen.

Ini terpantau di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Kebonpolo, Pasar Rejowinangun dan Pasar Gotong Royong.

Harga bawang putih jenis Shin Cho per kilogram Rp 45.000 di Pasar Rejowingangun, Rp 44.000 di Pasar Kebonpolo dan Rp 42.000 di Pasar Gotong Royong. Untuk bawang putih jenis Kating Rp 53.000 di Pasar Rejowinangun, Rp 54.000 di Pasar Kebonpolo dan Rp 55.000 di Pasar Gotong Royong.

Sedangkan untuk bawang merah per kilogram Rp 28.000 di Pasar Rejowinangun, Rp 26.000 di Pasar Kebonpolo dan Rp 38.000 di Pasar Gotong Royong.

"Kenaikan terjadi sebelum puasa hingga saat ini, diperkirakan karena minimnya stok di sejumlah pasar tradisional," jelas Sekretaris Disperindag Kota Magelang, Syaifullah, Minggu (11/5/2019).
 
Begitu juga komoditas cabai yang mengalami kenaikan berkisar 1,64 persen sampai 4,76 persen. Jenis cabai meliputi cabai merah besar keriting, rawit merah dan rawit hijau. 

Untuk cabai merah besar keriting per kilogram Rp 20.000 di Rejowinangun, Rp 24.000 di Kebonpolo dan Rp 18.000 di Gotong Royong. Cabai rawit merah Rp 20.000 di Rejowinangun, Rp 24.000 di Kebonpolo dan Rp 21.000 di Gotong Royong. Cabai rawit hijau Rp 19.000 di Rejowinangun, Rp 13.000 di Kebonpolo dan Rp 22.000 di Gotong Royong.

"Hanya cabai dan bawang yang mengalami kenaikan. Selebihnya masih terpantau normal, seperti daging sapi rata-rata Rp 115.0000 per kilogram untuk kualitas premium dan Rp 33.000 untuk ayam broiler per kilogramnya," paparnya.

Pihaknya menjamin memasuki bulan Puasa hingga Lebaran nanti komoditas bahan pokok tersedia cukup. Menurutnya, adanya pemasangan daftar harga digital di sejumlah pasar tradisional dan depan Kantor Disperindag sangat membantu masyarakat untuk mengetahui harga komoditas bahan pokok.

"Adanya papan informasi digital ini sangat membantu warga. Mereka sudah mengetahui harga jualnya, sebelum membeli. Jadi itu juga untuk meminimalisir permainan pedagang," tuturnya.

Disperindag sendiri, ujarnya, akan rutin melakukan pemantauan kebutuhan pokok di pasar tradisional. Tidak menutup kemungkinan jika harga-harga tidak terkendali, pihaknya akan memberikan rekomendasi agar digelar operasi pasar.

"Tapi jika masih dalam batas kewajaran (kenaikannya) maka hanya kami pantau saja. Kami juga koordinasi dengan Bulog dan Disperindag Jateng terkait dengan harga-harga kebutuhan pokok memasuki bulan suci Ramadan ini," pungkasnya. (hms)

*sumber foto : voaindonesia.com

Sigit Tawarkan Investasi…
Berita
2019-11-19
Kota Magelang Borong…
Berita
2019-11-18
Sekda Kota Magelang:…
Berita
2019-11-17
Kontes Kucing Magelang…
Berita
2019-11-17
Ibu-ibu Dharma Wanita…
Berita
2019-11-15
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18