MENELADANI PERJUANGAN KARTINI MELALUI LOMBA FASHION SHOW ADAT NUSANTARA

  • Admin
  • 2019-04-22
  • 172 Views

MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mengadakan lomba fashion show pakaian adat nusantara antar-organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, dan instansi di lingkungan Pemkot Magelang, di Aula Adipura Kencana Kompleks Kantor Walikota Magelang, Senin (22/4/2019). Lomba ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih, menjelaskan lomba fashion show tidak sekadar ajang pamer busana akan tetapi untuk mengingat kembali perjuangan RA Kartini di masa lalu demi kesetaraan perempuan.

"Ini tidak semata fashion show, tapi untuk mengingatkan perjuangan RA Kartini, kita bisa keluar rumah karena beliau. Kalau tidak, perempuan masih dikungkung di dapur, kasur, sumur," ujar Wulan, seusai kegiatan.

Fashion show diikuti setidaknya 31 perwakilan OPD, BUMD dan instansi di lingkungan Pemkot Magelang. Mereka menampilkan busana adat nusantara, mulai dari kebaya khas Jawa, kebaya khas Bali, Betawi, pakaian adat Padang, Palembang, Kalimantan dan sebagainya.

Selain itu, ada acara pemotongan tumpeng oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito. Menurut Wulan, pemotongan tumpeng merupakan ungkapan syukur karena era kini perempuan Indonesia, khususnya di Kota Magelang, bisa menikmati keadilan gender.

"Baik laki-laki dan perempuan bisa bekerja, dan yang penting bisa menciptakan keluarga sejahtera. Tetapi harus ingat, perempuan tetap harus mengutamakan suami, anak dan keluarga," imbuhnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini mengangkat tema "Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Kualitas Keluarga Untuk Jawa Tengah Maju dan Berdikari", yang diharapkan bisa memberi semangat semua elemen masyarakat untuk ikut berperan dalam memberantas kemiskinan di Jawa Tengah, khususnya di Kota Magelang. Untuk itu pula, pada peringatan ini dilakukan penggalangan dana untuk keluarga miskin.

"Harapan semua keluarga di Kota Magelang sejahtera. Meski kemiskinan turun, tapi itu harus diperhatikan. Kita ingin Kota Magelang zero kemiskinan. Kita sedih kalau bisa berkebaya bagus, makan kenyang, tapi masih ada warga lain yang kelaparan. Maka tadi ada iuran kepedulian untuk warga kurang mampu," papar Wulan.

Sementara itu, Walikota Magelang Sigit Widyonindito, dalam sambutannya menuturkan peringatan Hari Kartini tidak lain untuk menyemangati jajaran OPD Pemkot Magelang agar senantiasa terinspirasi dengan perjuangan pahlawan asal Jepara itu. Menurut Sigit, Kartini pada masa lalu sudah memiliki pemahaman/pemikiran luar buasa terutama tentang kesetaraan gender.

"Untuk itu saya harapkan semangat RA Kartini agar terus dijaga, ada disetiap diri kita, semangat yang dinamis di tengah perjalanan bangsa ini," tutur Sigit.

Sebelum dilaksanakan lomba fashion show, jajaran Pemkot Magelang juga menyelenggarakan apel pagi yang berbeda dari biasanya. Seluruh peserta apel baik perempuan maupun laki-laki mengenakan pakaian adat nusantara. Bahkan, seluruh petugas apel, mulai dari komandan pasukan, pembina apel, petugas MC hingga pemimpin apel adalah perempuan. (humaspemkotmagelang).
 

ASN Korpri Kota…
Berita
2019-11-20
Raih Opini WTP,…
Berita
2019-11-20
Sigit Tawarkan Investasi…
Berita
2019-11-19
Kota Magelang Borong…
Berita
2019-11-18
Sekda Kota Magelang:…
Berita
2019-11-17
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18