RSUD TIPE D KOTA MAGELANG DITARGETKAN BEROPERASI JUNI 2019

  • Admin
  • 2019-04-15
  • 179 Views

MAGELANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D milik Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang ditargetkan mulai beroperasi 1 Juni 2019 mendatang. RS ini menempati rumah sakit bersalin (RSB) Budi Rahayu di Jalan Urip Soemoharjo. 

"Saat ini kami sedang dalam pencanangan dan semua (rencana operasional) sedang dipersiapkan," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, Budi Santoso, di kantornya, Senin (15/4/2019).

RSB Budi Rahayu sendiri tela​​h di​​pindah menjadi satu dibawa naungan RSUD Tidar di Jalan Tidar per 1 April 2019 ini. RSB ini terpadu dengan bangsal anak serta NICU (neonatal intensive care unit) dan  PICU (pediatric intensive care unit).

Budi melanjutkan, bangunan RSUD Tipe D menempati lahan seluas 2.700 meter persegi dan disesuaikan dengan RSUD tipe ini. Tahap awal akan diisi dengan 20-30 tempat tidur, sedangkan tenaga medis memanfaatkan yang dimiliki RSUD Tidar, puskesmas dan laboratorium kesehatan.

"Untuk dokter spesialis sekurang-kurangnya dua dari empat dokter spesialis dasar, yaitu dokter spesialis anak, dokter kebidanan dan kandungan, dokter penyakit dalam dan dokter spesialis bedah. Kemudian sebagai penunjang dokter spesialis patologi klinik, anastesi dan fisoterapi," urai Budi.

Selain itu, rumah sakit ini itu juga dilengka​​pi dokter spesialis syaraf, THT, paru dan spesialis mata. Adapun total perawat ada 70 orang yang siap melayani masyarakat pada pagi, siang dan malam.

Budi melanjutkan, RSUD tipe D menerima rujukan pasien dari fasilitas pelayanan kesehatan dasar (Faskes I) baik dokter keluarga dan puskesmas. Jika RSUD tipe D tidak mampu menangani karena faktor peralatan dan penyakit, maka dirujuk ke rumah sakit lebih tinggi, yakni RSUD Tidar (tipe B).

"Mengenai nama RSUD tipe D itu, tetap menggunakan Budi Rahayu, karena warga Kota Magelang dan sekitar sudah akrab dengan nama itu," ucap Budi.

Sebelumnya, Ketua Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Joko Soeparno, memaparkan tujuan Pemkot Magelang membangun RS tipe D untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ini juga untuk mengantisipasi aturan baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang saat ini memberlakukan pelayanan kesehatan berjenjang.

Dia mengemukakan, dengan BPJS Kesehatan memberlakukan peraturan baru,  saat ini atrian pasien di RS tipe D maupun tipe C membludak. Bahkan tidak sedikit pasien datang untuk  antri mendaftar sebelum subuh, agar bisa diperiksa dokter lebih awal.

"Supaya pasien yang sedang sakit atau keluarganya tidak perlu mendaftar untuk berobat  pagi sekali, Pemkot Magelang membangun RS tipe D, dan selanjutnya juga akan membangun RS tipe C. Harapan ke depan antrian panjang pasien di RS sejenis bisa berkurang," paparnya. (humaspemkotmagelang)

ASN Korpri Kota…
Berita
2019-11-20
Raih Opini WTP,…
Berita
2019-11-20
Sigit Tawarkan Investasi…
Berita
2019-11-19
Kota Magelang Borong…
Berita
2019-11-18
Sekda Kota Magelang:…
Berita
2019-11-17
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18