WALIKOTA MAGELANG: KEBERADAAN UNTIDAR BERI DAMPAK POSITIF BAGI KOTA MAGELANG

  • Admin
  • 2019-04-04
  • 189 Views

MAGELANG - Walikota Magelang Sigit Widyonindito, mengapresiasi tinggi pada unsur pimpinan Untidar serta civitas yang telah mampu mengembangkan komitmen tinggi untuk ikut memajukan dan mencerdaskan anak-anak bangsa. Juga mendidikan mahasiswa untuk berpikir intelektual serta berkarakter

"Saya bangga dengan Untidar, yang sebelumnya swasta sekarang negeri. Progesnya luar biasa dari mahasiswa 2.500 jadi 5.000 an, saya dengar progres ke depan, mahasiswa bahkan 4 kali lipat. Saya dukung sepenuhnya, mudah-mudahan terealisasi, tidak hanya 5 fakultas kalau perlu 27 fakultas," ujar Sigit, dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis Universitas Tidar (Untidar) ke-5, Kota Magelang, Kamis (4/4/2019) 

Sigit yang merupakan alumni Untidar tahun 1983 itu mengatakan keberadaan Untidar memberi dampak bagus bagi masyarakat dari segi ekonomi, misal loundri, makanan dan lain-lain. Untuk mendukung hal itu, Pemkot Magelang telah menyisihkan lahan seluas 5 hektar untuk pembanguna Untidar ke depan.

"Lima hektar bagi ukuran Kota Magelang itu tidak main-main. Ini demi pembangunan Untidar ke depan lebih baik," tandasnya.

Dalam Dies Natalis Universitas Tidar ke-5 itu, hadir juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Anggota DPR RI Nusyirwan Soejono dan tamu undangan lainnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan orasi ilmiah pada acara tersebut tentang “Pembangunan Infrastruktur Dalam Meningkatkan Daya Saing di Bidang Investasi”.  

“Infrastruktur belakangan ini memang sangat menarik untuk didiskusikan. Saya berharap tidak hanya sampai tanggal 17 April nanti diskusinya? Saya khawatir setelah tanggal 17, nggak ada orang lagi untuk diskusi tentang infrastruktur," kata Basuki.

Infrastruktur memang sedang diberikan prioritas pemerintahan Jokowi-JK. Pemerintah mempunyai keyakinan untuk meningkatkan daya saing negara melalui sektor tersebut.

Dia menyebut ada tiga hal sudah dilakukan, yakni penyiapan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang sudah mulai terlihat dan reformasi birokrasi, termasuk institusinya.

Pihaknya optimistis Untidar bisa meningkatkan claster dari cluster empat menjadi cluster dua, dengan catatan Untidar memiliki visi serta berkolaborasi dengan pemerintah setempat.

"Tentunya dengan kolaborasi Bapak Walikota. Saya siap juga berkolaborasi kalau memang Universitas Tidar mempunyai visi yang lebih semangat untuk mendapatkan, menjadikan claster empat menjadi claster dua,” kata Basuki disambut tepuk tangan hadirin. 

Sementara itu, Rektor Untidar Prof DR Mukh Arifin melaporkan bahwa Untidar dari tahun ke tahun mengalami progres yang luar biasa. Perubahan status dari swasta menjadi negeri sejak 2014 lalu menjadi perguruan tinggi ini terus membenahi diri di segala sektor, dari infrastruktur, SDM, kualitas kurikulum, hingga penambahan fakultas.

"Untidar telah mendapat akreditasi B. Berkat kerja keras, pada saat ini di posisi nasional, Untidar berada di cluster 4 dan ada di rangking 601-700 dari 1.470 perguruan tinggi. Jumlah mahasiswa juga meningkat dari sekitar 2.500 menjadi lebih dari 5.000an," jelas Mukh Arifin. (hms)


 
 


 
 

Dukung Gerakan Literasi,…
Berita
2019-11-15
Filosofi Piala Wali…
Berita
2019-11-15
Wali Kota Magelang…
Berita
2019-11-14
Bulan Dana PMI…
Berita
2019-11-12
HKN 2019, Tenaga…
Berita
2019-11-12
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18