1.000 RTM DI KOTA MAGELANG JADI TARGET SUSEE 2019

  • Admin
  • 2019-04-01
  • 202 Views

MAGELANG – Sedikitnya 1.000 rumah tangga miskin (RTM) yang tersebar di 17 kelurahan se-Kota Magelan akan dilakukan survei sosial ekonomi eksisting (SUSEE) tahun 2019. Survei dilakukan oleh Pemerintah Kota Magelang bersama Universitas Tidar (Untidar) dan Badan Pusat Statistik (BPS) dan dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsta).

Ketua Tim Survei SUSEE, Nur Afiyah Maizunati, menyebutkan target yang dicanangkan tersebut berasal dari data dasar Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015. Survei yang akan dilakukan menggunakan sistem yang hampir sama dengan yang dipakai oleh BPS. Namun pihaknya menambahkan beberapa point di kuisioner yang lebih detail, seperti aspek sosial dan ekonomi.

“Bedanya dari BPS, kita tambahkan pengayaanya. Keluaran dari SUSEE 2019 ini nanti merupakan update data mikro kemiskinan di Kota Magelang. Hasilnya nanti bisa digunakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam kebijakan menanggulangi kemiskinan,” katanya, Senin (1/4/2019).

Melalui survei ini, katanya, tim akan melihat secara langsung data eksisting saat ini dibandingkan ketika data survei oleh BPS keluar pada tahun 2015 lalu. Pihaknya memperkirakan, sedikit atau banyak akan mengalami perubahan kondisi sosial dan ekonomi warga tersurvei.

“Kita akan memotret langsung kondisi sosial dan ekonomi 1.000 rumah tangga miskin tersebut. Kami perkirakan ada perubahan, terutama dinamika pekerjaan. Point survei juga salah satunya untuk mengetahui warga tersebut menerima bantuan apa saja dari pemerintah,” jelasnya.

Nur berujar, petugas survei nanti berasal dari kampus Untidar dengan dosen sebagai pengawasnya. Lalu instruktur dan narasumber dari BPS Kota Magelang. Pelaksanaan survei direncanakan setelah gelaran Pemilu, April 2019 mendatang. Sebelumnya, para surveyor diberi pembekalan terlebih dahulu.

"Melalui pembekalan ini diharap surveyor mendapat dasar pemahaman yang cukup untuk terjun ke lapangan," imbuhnya.

Setelah pembekalan ini surveyor akan dikumpulkan lagi untuk mengikuti bimbingan teknis. Ke depan akan keluar berupa buku analisis yang dapat digunakan oleh Bappeda dalam menangani masalah kemiskinan di Kota Magelan. (hms)

ASN Korpri Kota…
Berita
2019-11-20
Raih Opini WTP,…
Berita
2019-11-20
Sigit Tawarkan Investasi…
Berita
2019-11-19
Kota Magelang Borong…
Berita
2019-11-18
Sekda Kota Magelang:…
Berita
2019-11-17
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18