WARGA KEDUNGSARI "NJEGUR KALI" GOTONG ROYONG BERSIHKAN SUNGAI

  • Admin
  • 2019-02-26
  • 214 Views

MAGELANG - Puluhan orang "njegur kali" untuk bekerja bakti membersihkan sungai yang melintas di RW 5 Kelurahan Kedungasari, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Mereka merupakan relawan Komunitas Kali Bersih Kota Magelang (KKBM) yang membaur bersama warga setempat.

Dengan alat sederhana, mereka menyingkirkan platik dan sampah-sampah yang ada di dasar sungai tersebut.

Menurut Sutrasno, ketua RW 5 Kedungasari, kegiatan bersih kali merupakan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kali. 

"Kami hidup di pinggir kali, sehingga perlu menjaga kebersihan," katanya, disela-sela kegiatan, Minggu (24/2/2019).

Selama ini, masih ada warga yang membuang sampah di kali, seperti sampah popok bayi, botol kaca dan semacamnya. Sampah yang dibuang ini selain membuat kali menjadi kotor, juga cukup membahayakan. 

"Kalau sungai pas 'asat' atau surut, maka akan terlihat jelas benda sampah di dasar sungai. Dengan kerja bakti membersihkan kali, diharapkan warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan kali," tuturnya.

Disisi lain, kegiatan ini untuk kembali mengakrabkan warga melalui kegiatan kerjabakti yang lambat laun semakin jarang dilakukan. "Ya kegiatan ini juga untuk menjaga kerukunan warga dan menjalin tali silaturahmi agar kami semakin guyub,' ujarnya.

Kepala Kelurahan Kedungsari, Samsul Hermansyah mengapresiasi kegiatan warga yang tergerak untuk membersihkan kali. Ini merupakan kegiatan yang kedua dilaksanakan oleh warga. Yang pertama dilakukan di kali Manggis yang letaknya hanya bersebelahan.

"Kalau sekarang warga kerjabakti membersihkan Kali Kota atau irigasi kali Manggis," katanya.

Samsul berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali, namun ada kelanjutannya. Dengan menjaga kali atau sungai, menunjukkan kualitas hidup dan kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan kesehatan yang semakin meningkat.

Bersih-bersih kali ini juga untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit Demam Berbarah (DB) yang akhir-akhir ini meningkat. Menurutnya, nyamuk yang menjadi penyebab penyakit DB tidak hidup di air yang mengalir, namun menggenang. 

"Kalau kali pas surut tentu ada air yang menggenang karena banyaknya sampah di dasar sungai. Nah itu bisa menjadi sarang jentik nyamuk, dan ini berbahaya bagi kesehatan masayrakat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas kali Bersih Magelang (KKBM), Petrus Nano sangat berterima kasih kepada warga yang peduli dengan kebersihan kali. Baginya, kesadaran warga untuk menjaga kali tetap bersih, merupakan upaya membumikan sungai sebagai cermin budaya dan peradapan.

"Terima kasih dan apresiasi tiggi untuk warga RW 5 Kedungsari yang mau menjaga dan merawat kali bersih," ucapnya.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sekali saja, namun ada kelanjutan dengan sentuhan yang lebih kreatif dan di sosialisasikan kepada warga secara luas. 

Bayar Pajak Tercepat…
Berita
2019-11-10
Kontes Kelinci Magelang…
Berita
2019-11-09
Lapangan Tenis "Moncer…
Berita
2019-11-09
Kepala BKKBN Bina…
Berita
2019-11-08
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18