WALIKOTA MAGELANG INGIN BANGUN TAMAN DI SISI TIMUR KOTA

  • Admin
  • 2019-02-13
  • 227 Views

Magelang - Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, berkeinginan membangun taman-taman bunga di sisi Timur Kota Magelang. Hal itu bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat/warga yang tinggal di sisi Timur kota sejuta bunga.

"Di sisi Tengah Kota Magelang sudah kita bangun taman-taman yang bagus. Jangan berpikiran kalau taman hanya dibangun di sekitar sini saja, saya berpikir Kota Magelang menyeluruh," katanya, di sela peresmian kegiatan pembangunan tahun 2018, di Taman Bersih Kotaku Santun Masyarakatnya, Rabu (13/2).

Sigit menyebutkan, di sisi Utara Kota Magelang pemerintah sudah menata lereng kota menjadi sedemikian rupa bagusnya. Di belakang Poncol, jalan juga sudah diperbaiki dan dilengkapi solar cel.

"Ijinkanlah sebagai penyeimbang, saya ingin bangun lagi taman yang bagus, mungkin di arah Timur," ungkap Sigit.

Dengan keberadaan taman tersebut, diharapkan anak-anak muda Kota Magelang yang mau berkolaborasi sambil membaca buku atau meningkatkan kemampuan, ada di taman sisi Timur.

"Apakah di Jalan Urip Sumoharjo atau Jalan Soekarno-Hatta, nanti kita rumuskan, termasuk lahan yang representatif. Masa jabatan saya masih 2 tahun di sini," terangnya.

Menurutnya, taman di sisi Timur ini nantinya selain bisa dinikmati oleh warga Kota Magelang, juga akan terintegrasi dengan rest area. Sehingga pengguna jalan yang lewat bisa singgah dan menikmati keindahan kota sejuta bunga.

"Jadi yang tadinya pengguna jalan hanya singgah, akhirnya bisa menghabiskan waktu di Kota Magelang, berbelanja, menikmati kuliner, dan lain sebagainya," urai Sigit.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono menjelaskan, ada banyak kegiatan strategis dan menumental yang dilaksanakan di tahun 2018.

"Total kegiatannya ada sebanyak 2.722 kegiatan dan 485 program dengan alokasi anggaran sebesar Rp 732.172 miliar," jelas Joko.

Adapun kegiatan-kegiatan strategis dan monumental tersebut antara lain pembangunan jalan sodetan Jalan Sarwo Edhie dan Jalan Jenderal Sudirman, lanskap taman sebelah jalan sodetan, monumen tanah air persatuan, gardu pandang DPUPR dan gardu pandang Disporapar, dan gedung rawat inap kelas 3 RSUD Tidar.

Kemudian gedung pelayanan RSUD Tidar, gedung rumah dinas Ketua DPRD Kota Magelang, pembangunan Jalan Diponegoro, pembangunan Jalan Pahlawan, lapangan tenis indoor, dan Rusunawa 58 unit serta Rusus 50 unit di Kelurahan Wates.

Pembangunan beragam proyek strategis dan monumental ini, kata dia, tidak lepas dari terus meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) berkat peran masyarakat dalam mendukung program pemerintah.

Sebagai gambaran, katanya, dalam lima tahun terakhir, PAD Kota Magelang terus meningkat. Tahun 2014 lalu sebesar Rp 164,906 miliar, tahun 2015 Rp 186,677 miliar, tahun 2016 Rp 220,217 miliar, tahun 2017 Rp 233,539 miliar, dan tahun 2018 sebesar Rp 247,964 miliar.

“Selama lima tahun ini, PAD kita naik sebesar Rp 83,05 miliar atau 150 persen,” katanya.

Menurutnya, dampak dari kenaikan PAD ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk bertambahnya program dan kegiatan pembangunan.  (hms)

Sigit Tawarkan Investasi…
Berita
2019-11-19
Kota Magelang Borong…
Berita
2019-11-18
Sekda Kota Magelang:…
Berita
2019-11-17
Kontes Kucing Magelang…
Berita
2019-11-17
Ibu-ibu Dharma Wanita…
Berita
2019-11-15
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18