PEMKOT MAGELANG PERBAIKI MAKAM YANG DIRUSAK OKNUM TAK DIKENAL

  • Admin
  • 2019-01-03
  • 240 Views

Magelang - Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup ambil sikap terkait adanya aksi perusakan nisan makam yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo. Pemkot Magelang melakukan perbaikan (recoveri) dan penggantian atas nisan maupun makam yang rusak.
"Kalau makam yang bisa langsung diperbaiki, kita perbaiki. Ada juga yang harus dipesankan terlebih dahulu, kalau sudah jadi langsung kita pasang," ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Magelang, Sumartono, di sela meninjau lokasi TPU Giriloyo, Kamis (3/1).
Selain itu, Pemkot Magelang juga berencana menambah penerangan di kawasan TPU Giriloyo untuk mengantisipasi kejadian serupa terjadi di kemudian hari. Lampu-lampu ini akan ditempatkan di jalan dan blok-blok makam sehingga mampu memback up keseluruhan kawasan makam.
"Akan ada tambahan penerangan di kawasan Giriloyo, utamanya untuk malam hari. Akan kita tambah lampu tenaga surya (Solar Cell)," ungkap Sumartono.
Diakuinya, makam-makam yang menjadi sasaran perusakan merupakan makam lama dan tidak memungkinkan untuk dipindah. Untuk itu, pemerintah pun mengambil langkah recoveri. 
Sumartono menyebutkan, ada sebanyak 17 blok makam di TPU Giriloyo yang memiliki luas 16,8 hektar tersebut. Ada sebanyak 22 ribu makam di dalamnya. Untuk makam baru, sudah dipisahkan blok-blok antara muslim dan non muslim. Sedangkan makam lama masih belum dipisahkan blok tertentu.
Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Moch Choirul Anwar menambahkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan intensif atas kasus ini.
"Himbauan kepada masyarakat agar tidak terpancing dan terprovokasi dengan kejadian ini. Tetap tenang, jangan dikait-kaitkan dengan Sara, tahun politik, Pilpres, Pilleg," kata Anwar.
Dia mengaku belum bisa menyimpulkan dugaan pelaku maupun motif atas kejadian tersebut. Hingga kini, keluarga pemilik makam yang dirusak juga belum ada yang melapor ke Polsek maupun Polres Magelang.
Polisi meyakini bahwa kejadian ini tidak berhubungan dengan kejadian serupa di kota-kota lain.
"Serahkan masalah ini ke kami, mudah-mudahan kita bisa ungkap secepatnya. Untuk membantu pengawasan, kami himbau agar dipasang kamera pengawas (CCTV), petugas makam baik penggali maupun petugas kebersihan agar sama-sama menjaga situasi makam," tandas Anwar. (hms)

Dukung Gerakan Literasi,…
Berita
2019-11-15
Filosofi Piala Wali…
Berita
2019-11-15
Wali Kota Magelang…
Berita
2019-11-14
Bulan Dana PMI…
Berita
2019-11-12
HKN 2019, Tenaga…
Berita
2019-11-12
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18