PEMERINTAH KOTA MAGELANG BERI REWARD PEMBAYAR PAJAK PALING AWAL

  • Admin
  • 2018-12-06
  • 259 Views

Magelang - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus mendorong para wajib pajak di kota sejuta bunga ini untuk taat dalam membayar pajak. Tidak hanya sekedar dorongan, Pemkot Magelang juga memberikan penghargaan (reward) kepada para wajib pajak yang taat dan paling cepat membayar kewajiban mereka.
"Untuk tahun ini spesial. Tidak hanya diberikan reward berupa uang, namun juga sepeda gunung," ujar Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, di sela apel pagi yang dikaitkan dengan penyerahan penghargaan kepada kelurahan, rukun warga (RW), rukun tetangga (RT) berprestasi dan wajib pajak pembayar pajak bumi dan bangunan tercepat tahun 2018, di halaman belakang kantor Setda Kota Magelang, Kamis (6/12).
Penerima reward tersebut terdiri dari kelurahan (3), RW (3), RT (3), 9 orang wajib pajak perseorangan, dan 4 wajib pajak (perbankan, perusahaan swasta, perhotelan, badan usaha milik daerah).
"Reward ini diberikan dengan tujuan semakin memotivasi masyarakat untuk taat bayar pajak. Lambat laun akan muncul kesadaran dalam diri mereka," imbuh Sigit.
Dia pun meminta instansi terkait untuk meningkatkan reward tersebut di masa mendatang.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah  (BPKAD), Larsita, menambahkan, pemberian penghargaan tersebut sebagai apresiasi terhadap wajib pajak PBB-P2 yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Magelang, melalui paling awal.
"Juga untuk memacu wajib pajak lainnya agar membayar kwajibannya tersebut lebih awal dan  tepat waktu," katanya.
Larsita menyebutkan, selain uang tunai, tambahan hadiah berupa dua sepeda gunung diberikan kepada wajib pajak perseorangan yang melunasi kewajiban paling awal. Mereka yakni Titin Sudarmini warga Kampung Sidosari  RT004, RW 05, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan dan Lilik Hermawan, warga  Jalan Sinta Rt 009, RW 06, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah.
"Keduanya mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu (Lilik Hermawan) dan Rp 450 ribu (Titin Sudarmini), serta sepeda gunung," ungkap Larsita.
Terkait dengan penerimaan  pendapatan asli daerah yang bersumber dari PBB-P2, hingga 5 Desember 2018 ini telah mencapai Rp6.320.355.550 atau sebesar 110,88 persen dari target yang ditetapkan sebanyak  Rp 5.700.000.000 dengan Surat Pemberitahuan  Pajak Terutang  (SPPT) sebanyak 36.445 wajib pajak.
Ia menambahkan, untuk optimalisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2018 ini, pihaknya melakukan beberapa cara. Diantaranya, melakukan penarikan PBB-P2 secara door to door, menaikkan daftar  bahan dan komponen bangunan (DBKB) dan reklas zona nilai tanah, penagihan PBB melalui layanan e-BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan), pembayaran PBB-Panutan disertai dengan pengundian hadiah.
“Dan yang pasti pemberian penghargaan bagi wajib pajak yang membayar paling awal," tandasnya.  (hms)

Panen Ubinan Padi…
Berita
2019-11-22
Cantiknya Bunga Tabebuya…
Berita
2019-11-22
2.000 Pemuda Hadiri…
Berita
2019-11-21
ASN Korpri Kota…
Berita
2019-11-20
Raih Opini WTP,…
Berita
2019-11-20
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18