RAIHAN MEDALI KONTINGEN KOTA MAGELANG PADA PORPROV 2018 NAIK DRASTIS

  • Admin
  • 2018-10-25
  • 241 Views

Magelang - Raihan medali kontingen Kota Magelang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 mengalami peningkatan dibanding Porprov 2013 lalu. Hal ini tidak lepas dari pembinaan masing-masing cabang olahraga (cabor) yang sangat baik dan konsisten.
"Pada porprov 2013 lalu, Kota Magelang meraih 4 emas. Para Porprov 2018 ini meningkat 325 persen menjadi 13 emas, 16 perak dan 16 perunggu," jelas Ketua Harian Koni Kota Magelang, Subarkah, di kantornya Kamis (25/10).
‘’Keberhasilan ini berkat pembinaan di masing-masing cabang olahraga (cabor) yang sangat baik dan konsisten. Meski ada pergantian pengurus Koni, pembinaan tetap berjalan dengan baik,’’ imbuh Subarkah.
Dia menerangkan, cabor yang meraih medali memang yang diunggulkan. Perinciannya cabor selam 1 emas, sepatu roda (6), tarung derajat (1), arung jeram (2), tinju (1), gulat (1) dan cabor yongmoodo 1 emas. 
‘’Yang di luar perhitungan bisa meraih emas adalah cabor yongmoodo,’’ tuturnya.
Subarkah menjelaskan, yang bisa ikut Porprov Jateng adalah cabor yang sebelumnya lolos pra porprov. Jadi cabor tidak bisa langsung ikut, harus melalui pra porprov. Kota Magelang pada pra porprov meraih 18 emas, 17 perak dan 16 perunggu. 
‘’Melihat  perolehan medali itu, target realistis saya pada Porprov Jateng minimal 10 emas, ternyata realisasinya meraih 13 emas,’’ terangnya.
Ditanya mengenai peringkat Kota Magelang  yang saat ini menduduki urutan 15 dari 35 kabupaten/kota se Jateng, Kabid Olahraga Disporapar Kota Magelang itu menuturkan, pada  Porprov 2013 menduduki urutan 25. Berarti target memperbaiki peringkat juga tercapai.
Menurutnya, Kota Magelang pada awalnya selama dua hari pernah menduduki peringkat pertama, namun kemudian terus turun. Penyebabnya dari 40 cabor yang dipertandingkan, Kota Magelang  hanya ikut 21 cabor dengan 86 atlet. Cabor yang diikuti adalah cabor yang kita lolos pra porprov.
Dia mencontohkan Kota Semarang hampir semua cabor yang dipertandingkan ikut karena lolos pra porprov, jumlah atletnya di atas 560 orang. Kota Surakarta sebagai tuan rumah mendapat keistimewaan mengikuti semua cabor dengan atlet 680 orang. Kota Salatiga 200 atlet dan Kabupaten Kudus 480 atlet.
‘’Jadi tidak bisa dibandingkan Kota Magelang dengan daerah yang mengirimkan atlet banyak dengan cabor yang banyak pula. Khusus di eks Karesidenan Kedu, Kota Magelang  meraih emas terbanyak,’’ tuturnya.
Tahun 2019, lanjut Subarkah, akan berlangsung Pordulangmas yang berlangsung di Pekalongan. Mulai sekarang perlu dilakukan persiapan agar bisa mempertahankan prestasi di urutan kedua. 
‘’Untuk meraih peringkat pertama dengan menggeser Banyumas sepertinya tidak mudah,’’ tegasnya. 

20.676 Pelamar Ikut…
Berita
2020-01-28
Masyarakat Tionghoa Kota…
Berita
2020-01-28
Disdukcapil Punya "Si…
Berita
2020-01-27
Kota Magelang Tuan…
Berita
2020-01-25
Kaum Disabilitas Berbagi…
Berita
2020-01-24
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18