PEMKOT: PELAKU UMKM TANGKAP PELUANG BOROBUDUR

  • Admin
  • 2017-11-28
  • 317 Views

Pemerintah Kota Magelang mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah setempat untuk menangkap peluang pengembangan usahanya terkait dengan pembangunan kawasan strategis nasional Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

"Kota Magelang ini kan jadi kota satelit, kota penyangga wisata Borobudur. Untuk itu, pelaku usaha harus bisa tangkap peluang ini, mereka harus pintar memanfaatkan hal ini," kata Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito usai membuka Sarasehan Forum UMKM di Aula SMAN 4 Magelang di Kota Magelang, Selasa.

Pemkot Magelang menjadikan pembangunan sektor UMKM sebagai unggulan lantaran mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dan potensi pasar yang cukup luas.

Berdasarkan pendataan pada 2017, jumlah pelaku UMKM di kota dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan tersebut 6.940 orang, yakni 6.520 usaha mikro, 404 usaha kecil, dan 16 usaha menengah.

Jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor tersebut 13.804 orang dengan omzet Rp63.952.001.500 per bulan.

Ia mengemukakan pentingnya UMKM Kota Magelang makin maju, baik secara kualitas maupun kuantitas supaya produknya layak jual dan menembus pasar yang makin luas.

"Untuk itu saya mengajak para pelaku UMKM untuk serius menggeluti usahanya. Kalau memang mau menekuni usaha UMKM, harus dilakukan dengan total," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Magelang Joko Budiyono mengharapkan keberhasilan para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar karena akan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Ia mengakui masih adanya permasalahan dalam pengembangan UMKM di kota itu, antara lain menyangkut kualitas produk yang belum sesuai kebutuhan pasar, pemasaran, dan permodalan yang masih terbatas.

Pihaknya memberikan motivasi, fasilitasi, dan pendampingan kepada para pelaku UMKM, antara lain menyangkut permodalan dan pemasaran, serta peningkatan kualitas produk mereka, melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengajuan serta pengurusan sertifikat penunjang kualitas produk.

Wali kota setempat telah menetapkan Peraturan Wali Kota Magelang Nomor 5 Tahun 2016 tentang pemberian izin usaha mikro dan kecil. Hingga November 2017, jumlah pelaku usaha di daerah itu yang telah memiliki IUMK tercatat 2.046 orang. (hms)

Kota Magelang Tuan…
Berita
2020-01-25
Kaum Disabilitas Berbagi…
Berita
2020-01-24
Dua Motor Diangkut…
Berita
2020-01-24
Umat Kristiani Kota…
Berita
2020-01-22
Terpilih Aklamasi, Joko…
Berita
2020-01-21
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18