PEDULI KORBAN BENCANA, PEMKOT MAGELANG ALOKASIKAN BANTUAN RP 100 JUTA

  • Admin
  • 2018-10-05
  • 321 Views

Magelang - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mengalokasikan dana bantuan senilai Rp 100 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk diberikan kepada korban musibah bencana alam di Sulawesi Tengah. Hal itu sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 361/7723/SJ tentang Bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Dalam Rangka Penanganan Masyarakat Terdampak Bencana.
Selain itu, Pemkot Magelang juga membuat surat edaran (SE) kepada aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan warga setempat untuk membantu korban akibat bencana alam di Palu, Donggala, maupun Sigi, Sulawesi Tengah.
"Masing-masing organisasi perangkat daerah sudah disiapkan kotak (penyaluran bantuan). Nanti seikhlasnya saja. Secepatnya akan kita kumpulkan sampai 19 Oktober nanti," kata Sigit, di sela pelepasan truk kemanusiaan jilid 2 di Jalan A Yani, Alun-alun Kota Magelang, Jumat (5/10).
Selain pengumpulan dana, korban gempa di Sulteng juga akan mendapatkan alokasi APBD Perubahan Kota Magelang. Jumlahnya mencapai Rp100 juta.
"Saya sendiri sangat mengapresiasi ASN, TNI, Polri, dan masyarakat Kota Magelang karena selalu punya rasa kepedulian terhadap sesama. Tak perlu disuruh, spontanitas mereka langsung memberikan bantuan kemanusiaan," ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga itu mengajak warganya untuk selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. Menurutnya, gempa dan tsunami yang terjadi di Sulteng, bukanlah bencana melainkan ujian yang harus disikapi dengan rasa sabar dan tawakal.
"Wujud rasa syukur ini bisa diaplikasikan dengan memberi bantuan kemanusiaan terhadap saudara kita yang ada di Palu, Sigi, dan Donggala. Kalau tidak mampu, kan bisa kirim doa, untuk korban di sana, agar diberi kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT," tandasnya.
Kabag Kesejahteraan Masyarakat Setda Provinsi Jawa Tengah, Imam Ihwandi mengatakan pelepasan truk kemanusiaan kali ini menjadi yang kedua digelar oleh Lazis Jawa Tengah untuk korban bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada periode ketiga yang dijadwalkan pertengahan Oktober mendatang, truk kemanusiaan juga akan dikirim bagi korban bencana tsunami dan gempa Palu, Donggula, dan Sigi.
"Bencana alam ini bukan lah musibah, melainkan pembelajaran ketaqwaan dan keimanan kita. Ujian dari Allah agar kita bisa menerima dan semakin kuat," kata Imam membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ia menjelaskan bahwa adanya bantuan yang dikirimkan tersebut merupakan manivestasi solidaritas dan gotong royong masyarakat Jawa Tengah. Selain memberi manfaat kepada para korban bencana, penyaluran bantuan juga membuktikan bahwa masyarakat masih punya semangat sosial tinggi untuk membangun bangsa.
"Ini jadi komitmen jati diri bangsa. Kekuatan besar ini teraplikasi karena sikap dan perilaku kita yang dilandasi keyakinan sesuai dengan kemampuan masyarakat," paparnya. (hms)

Kota Magelang Tuan…
Berita
2020-01-25
Kaum Disabilitas Berbagi…
Berita
2020-01-24
Dua Motor Diangkut…
Berita
2020-01-24
Umat Kristiani Kota…
Berita
2020-01-22
Terpilih Aklamasi, Joko…
Berita
2020-01-21
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18