WAKIL WALIKOTA MAGELANG JENGUK BAYI YANG DIBUANG OLEH IBU KANDUNGNYA

  • Admin
  • 2018-10-04
  • 261 Views

Magelang - Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina menyempatkan diri menjenguk bayi yang dibuang oleh ibunya usai dilahirkan. Bayi tersebut hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Harapan Magelang. 

Windarti pun mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Magelang siap mendampingi ibu bayi.

"Meski ibunya bukan dari Kota Magelang tapi kejadiannya disini. Kita ikut bertanggungjawab. Kita akan ada pendampingan untuk ibu, jika butuh pengacara/lawyer akan kita sediakan," ujar Windarti, di sela menjenguk bayi di RS Harapan, Kamis (4/10).

Selain itu, Pemkot Magelang juga akan terus memantau perkembangan bayi yang dilahirkan N (21), warga Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang itu.

"Pemkot Magelang tentu melalui Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) akan terus memantau perkembangan anak," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Windarti yang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Sumartono, sempat masuk ke dalam ruang bayi dan melihat langsung kondisi bayi.

"Bayinya cantik. Saya tidak tega, anak cantik seperti itu sampai disia-siakan," kata Windarti.

Dia pun mengaku trenyuh melihat kondisi bayi tersebut.

"Apapun alasan si ibu, kita tidak membenarkan. Tapi kita ada disini bersama-sama demi hak anak, dia punya hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak-hak lainnya," tutur Windarti.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, Fatma Murtiningsih menambahkan, pendampingan terhadap N dilakukan sejak melahirkan hingga proses hukum berjalan.

“Pendampingan yang kami lakukan berupa memberikan konseling untuk menghilangkan trauma psikologis dari kejadian tersebut bagi ibu bayi itu,” kata Fatma.

Ia menambahkan,  biaya selama perawatan di Rumah Sakit Bersalin Budi Rahayu Kota Magelang tempat tersangka dirawat dan dilakukan operasi kurret  dijamin oleh Dinas Kesehatan Kota Magelang dengan memberikan layanan Jaminan Persalinan (Jampersal).

"Sebenarnya si ibu tercatat sebagai peserta BPJS Jaminan Kesehatan Nasional. Namun, karena  perawatan di rumah sakit tersebut disebabkan faktor perbuatan kriminal, maka asuransi dari BPJS Kesehatan tidak berlaku," jelasnya. (hms)

PMI Kota Magelang…
Berita
2020-01-20
Kejuaraan Tenis Baveti…
Berita
2020-01-17
Pemkot Sigap Atasi…
Berita
2020-01-17
Soal THL, Pemkot…
Berita
2020-01-17
APIP Kota Magelang…
Berita
2020-01-16
PPDB TK-SD-SMP Di…
Berita
2019-04-22
Pemkot Magelang Cari…
Berita
2018-08-06
Pertamina Tukar Gas…
Berita
2018-09-26
Aplikasi Si Bahenol…
Berita
2018-08-18